“Lapor, Ketua Tim! Ada api yang membuat ledakan ternyata dari drum di sana dan hal ini membuat para zombie berjalan ke arah sini dan jatuh di perbatasan. Mereka hanya mengikuti suara tanpa tahu jembatan sudah putus,” kata seorang tentara melaporkan keadaan di luar pada ketua tim tersebut. “Pastikan semua zombie yang terperosok mati. Semua sniper berjaga dan perketat penjagaan!” perintah ketua tim penjaga perbatasan. “Baik!” jawab para tentara tersebut. Semua tentara pun bersiaga dan waspada karena ada ledakan tadi. Membuat keadaan semakin sulit untuk keluar dari tempat karantina. Waktu menunjukkan pukul sembilan malam dan semua tentara berjaga ketat membuat Wisnu dan Rully tidak bisa keluar dari ruangan gelap tersebut. Mereka berdua segera mengamankan kotak berisi ribuan ampul obat pena

