Malam itu belum sempat para pemerintah pusat meminta untuk media masa datang, justru para reporter dan wartawan sudah berada di depan tempat karantina karena isu dari orang sekitar yang melihat helikopter mendarat di tempat itu dan tidak ada pergerakan lagi. Jelas saja hal itu membuat para tim medis dan juga tentara khusus karantina di perbatasan kota tersebut jadi bingung apa yang harus dilakukan. Ketua perbatasan tersebut pun menghubungi Menteri Pertahanan segera. Ketua perbatasan: “Halo selamat malam, Pak Menteri maaf mengganggu. Ada hal penting yang akan saya sampaikan.” Menteri Pertahanan: “Ya, silakan.” Ketua Perbatasan: “Saat ini di depan bangunan karantina terdapat banyak orang yang ternyata reporter dan juga wartawan. Apa yang harus kami perbuat untuk menghadapi mereka semua? D

