Setelah mengetahui semua informasi yang Mirza sampaikan membuat Affan memiliki ide. Tegar pun ternyata sepemikiran dengan Arfan. Kedua lelaki itu hendak menjebak zombie bermata merah dan mereka harus membicarakan hal ini pada Pak Haikal dan Wisnu secara tertutup. Sebisa mungkin jangan sampai Mirza tahu karena saat ini perempuan itu terkoneksi dengan pemimpin zombie bermata merah yang berarti dia adalah mata-mata secara tidak langsung dan tidak sadar. "Idemu sama dengan apa yang aku pikirkan, Arfan! Kalau begitu mari kita segera menemui Pak Haikal untuk menjalankan semua rencana yang kita pikirkan saat ini," kata Tegar dalam perjalanan bersama Arfan dan Wisnu menuju ke kantor Ketua Perbatasan. "Iya. Makin cepat makin baik, apalagi ini malam hari. Kita harus bersiap. Wisnu, bagaimana soal

