Koneksi Mirza dan Zombie Bermata Merah

1411 Kata

Setelah kejadian tadi di atas menara, Arfan pun segera bergegas mencari Wisnu dan tegar untuk membicarakan ancaman yang terjadi akibat zombie bermata merah. Lelaki itu sangat takut hal buruk akan menyergap mereka yang saat ini berlindung di bawah naungan karantina perbatasan Kota Yogyakarta dan Kota Magelang. Siapa disangka mimpi buruk ini belum usai. "Tegar! Wisnu!" seru Arfan memanggil kedua lelaki tersebut. "Ada apa, Arfan?" Tegar segera menghampiri lelaki itu. Wisnu mengikuti dari belakang. "Aku baru saja menembak salah satu zombie bermata merah," kata Arfan dengan wajah serius membahas hal itu. "Apa?! Salah satu? Memangnya ada berapa jumlah zombie bermata merah itu?!" Tegar mengernyitkan dahi dan paham situasi ini amat darurat. "Entah belum tahu jumlah zombie itu yang jelas zombi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN