Bab 47 - Bertemu Bintang Dalam Gelap

2503 Kata

"Kenapa kita harus buru-buru pulang, bukankah mommy bilang hari ini semua jadwal kosong?" tidak ada jawaban karena Clara hanya fokus menatap jalanan diluar sana. "Mommy, bukankah semalam mommy bilang ingin mendekatkanku dengan mereka? Membuatku akrab dengan adikku serta merasakan kasih sayang Kak Derta dan ayah." belum ada jawaban sama sekali, Clara tidak ada niat untuk membalas perkataan anaknya itu. "Mommy, aku ha-" "Kita akan ke Australia jika Titania sudah kembali kerumah sakit." tatapan Valencya langsung meredup mendengar perkataan itu. Apakah dia benar-benar tidak akan merasakan utuhnya sebuah keluarga. "Jika bulan bisa tetap utuh sedang hujan datang apakah tidak sebaiknya kita bertahan?" "Kalaupun bulan tetap bertahan fokusnya semua orang takkan pernah beralih kearah kita sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN