"Abani ada ap... NIA KENAPA?" Saka yang ada dibelakang Derta hanya bisa Bungkam dan bingung ingin melakukan apa. Apa yang matanya lihat benar-benar hal mengerikan dalam hidupnya untuk yang pertama kalinya ia melihat seseorang wajahnya penuh dengan darah bahkan sudah Seperti dalam film zombie di layar kaca. "Bang! Tolong pegang Titania, aku buka ikatannya." lamunan Saka tersentak saat mendengar suara Abani yang terdengar sangat khawatir bahkan mimik wajah Derta sudah tidak seperti tadi lagi, sekarang sangat pucat pasi dalam pandangan Saka sepertinya laki-laki itu menangis. Keadaan sahabat Aloka itu benar-benar memprihatinkan, darah memenuhi wajahnya serta beberapa masih mengalir sedikit demi sedikit di sekitaran leher perempuan itu, Saka jadi memutar otaknya memikirkan apa yang terjadi

