"Jadi? Apa yang om inginkan hingga harus capek-capek datang ke Indonesia?" suara Derta memecahkan keheningan yang terjadi sejak beberapa menit yang lalu. Tepat setelah Hendrik memperkenalkan Kenzo semuanya terdiam. Bahkan Valencya tidak menghampiri Kenzo sama sekali hanya terdiam ditempatnya bukan karena tidak perduli hanya saja disini ia tidak ingin membuat drama yang akan membuat keakraban dengan kedua saudaranya malah merenggang. "Saya ingin meminta maaf pada Hendrik terutama Titania." jawabnya. "Kenapa saya?" sahut Titania dari arah ranjang perawatan. "Karena keegoisan saya dimasa lalu kamu harus tumbuh tanpa kasih sayang seorang ibu. Andaikan saya tidak menawarkan hal itu pada Clara mungkin keluarga kalian sudah sangat bahagia dan persahabatanku dengan Hendrik tetap terjalin.

