"Wajah kita beneran sama ya?" perempuan yang masih di posisi menyandar di ranjang itu mendengus kesal mendengar perkataan perempuan didekatnya saat ini, perempuan dengan wajah penuh polesan itu masih menatapnya dengan pandangan berbinar. "Udah lama banget pengen ketemu kamu akhirnya ke-" "Hentikan sandiwara tak bermutu itu." potongnya cepat yang membuat perempuan didepannya tertegun selama beberapa detik tetapi kemudian menghela napasnya pelan. "Keliatan banget ya Tan?" tanyanya pelan yang dibalas Titania dengan anggukan malas. Valencya yang tadinya bersikap manja dan kekanakan kini merubahnya menjadi terkesan biasa saja bahkan tatapannya dan ekspresi wajahnya benar-benar mirip dengan Titania. "Yaudahlah. Toh diruangan ini cuman kita doang, capek aku jadi perempuan manja dan sempu

