Bab 65 - Jarak Itu Kini Ada

1332 Kata

Malam sendu Tatkala hujan menjadi rindu Gemercik rintiknya bermain sendu Suara hati terelakkan semu Sang pelangi datanglah padaku Jarak temu semakin menjauh Tumpuk surat telah terjadi Dimana engkau sang kekasih? Bintang pergi enggan kembali Derasnya hujan malam tiba Tarian petir begitu menggelora Dua saling menunggu waktu Lekaslah waktu damai indah Pancaran rindu begitu nyata Nyanyian detik enggan terhenti Duhai sang dewi malam Sudikah engkau berhenti menyiksa? Raga itu menatap hampa Bulan begitu mencaci akan kelemahan Tidakkah ini adalah konspirasi Entah kapan akan usai segera Tawa gemaan para pembela Hentikan segera diwaktu malam Bintang enggan menjadi penhias Apakah bulan memilih diam? Sebagian tanah memilih mengering Menjauh dari dunia hujan penguasa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN