Bab 54 - Semesta Dan Penyairnya

2525 Kata

"Kenapa melamun?" Lamunan perempuan dengan perban di dahinya itu buyar. Mata yang tadinya terlihat hampa kini kembali berbinar dan menatap si penanya tadi dengan pandangan bingung ingin mengatakan apa. "Ada apa? Apa ada yang menganggu pemikiranmu?" tanyanya lagi tetapi yang ditanya tetap diam malah mengalihkan pandangannya menatap kedua sahabatnya yang sibuk bercerita dengan Ketrina dan Valencya. "Titania, ada apa?" ulangnya untuk kedua kalinya. "Tidak papa semesta, kenapa kamu malah begitu khawatir seperti ini? Aku sudah baik-baik saja dan kini sudah berbincang denganmu saat ini jadi berhentilah waspada." laki-laki yang dipanggil semesta itu hanya menghela napasnya pasrah, sampai kapan perempuan ini akan terus menerus bersikap tertutup seperti ini? "Kamu membawa apa untukku? Ini

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN