*** Dua jam yang lalu Ana menerima kunci hotel yang saat ini dirinya tempati. Rasa lega menyelimuti hatinya kala rencananya berjalan tanpa hambatan. Ana juga sudah menghubungi manajernya sebelum ia mematikan ponselnya. Memberitahu bahwa dirinya baik-baik saja dan tak usah dicari. Tentu saja Cici sempat memaki usai Elang menelpon tak jauh setelah artis cantiknya itu mengabari. Cici tak mau ambil pusing. Dirinya yakin Ana baik-baik saja dan sedang bersenang-senang di suatu tempat. Namun, yang ia khawatirkan adalah Elang, bosnya itu pasti akan segera menemukan Ana dan merusak rencana artisnya. Sedang untuk memberi peringatan, ponsel Ana sudah tidak bisa dihubungi. Kembali pada Ana, perempuan pemilik senyum paling memikat itu kini sedang menikmati makan malamnya usai pelayan mengantar beb

