*** Batalnya menikmati liburan tanpa harus mendapat tekanan dari hadirnya Elang adalah sesuatu yang menyebalkan bagi Ana. Namun, dia tak bisa melakukan apa-apa selain melupakan semua itu. Hari ini Ana akan kembali ke Jakarta. Dia tak peduli bila Elang masih ingin menetap di Bali. Ana juga akan menghindar dari Elang sebisa mungkin, sebab sejak lelaki itu memberikan penjelasan sore kemarin, membuat perasaan Ana tak menentu. Di sisi lain ia sediki penasaran dengan kebenaran itu, tetapi di sisi lain Ana takut Elang hanya mengarang saja. "Astaga!" kesal Ana karena otaknya masih saja memikirkan Elang di saat dia sendiri tengah sibuk membereskan koper kecil yang membersamainya sampai ke Bali. Menyebalkan sekali mengingat Elang. Ana merasa dia harus mencuci otaknya hingga bersih agar bayang-b

