Bab 27. Keputusan Ana

1075 Kata

*** Ana melempar ponselnya ke atas sofa usai melihat artikel yang memberitakan tentangnya. "Udah gue bilang, An, jangan sampai ketahuan!" Cici berdecak sebal. Sebagai manajer, tentu saja wanita itu khawatir pada modelnya. Menutup mulut dengan rapat, Ana tak berani membalas perkataan Cici. Kejadian kemarin ternyata berujung pemberitaan ini dan itu, meskipun tak ada yang tahu siapa sosok lelaki yang sedang bersamanya itu. "Untung nggak ada yang sebut-sebut Pak Elang. Mati kita kalau sampai hubungan kalian terekspos sebelum waktunya," kembali Cici bersuara. Ana mengangguk setuju. Demi apa dirinya belum siap diketahui banyak orang sekarang juga. Baru ketahuan jalan berdua saja media sudah heboh. Bagaimana jika nanti semua orang tahu bahwa yang sedang menjalin hubungan dengannya itu adal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN