EPS 21 - Periksa

1116 Kata

"Kak?" Panggil Hana lagi yang meminta respon Mukhlis kini tangan Hana bergerak memegang tangan Mukhlis layaknya anak kecil yang merengek minta permen oleh orang tuanya. "Peluk saya Hana," perintah Mukhlis yang akhirnya bersuara merespon Hana. Degh. Tiba tiba jantung Hana berdebar kencang, kenapa hanya karna Seniornya memintanya untuk memeluknya ia bisa seperti ini. Hana tidak mungkin mencintai Mukhlis, Tidak mungkin. "Peluk kak Mukhlis?" Tanya Hana memastikan lagi sedangkan Mukhlis mengangguk menjawab pertanyaan Hana yang sepertinya sudah jelas tadi ia berbicara. Hana dengan perlahan memeluk Mukhlis dengan jantung yang berdegup kencang. Namun, entah kenapa rasanya begitu tenang setelah ia memeluk Mukhlis, Rasa ingin terus seperti ini. "Han, saya mau ngomong sesuatu sama kamu," ucap M

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN