Sejak Hana tiba di kantor Mukhlis tak henti hentinya tatapan karyawan kantor Mukhlis menatapnya tanpa henti, mungkin mereka terkejut jika direktur utamanya ternyata seorang penggila anak kecil. Hahahha. Tetapi Hana tak bisa di bilang anak kecil juga dan tak bisa di bilang sudah dewasa dan lagi lagi tak bisa di bilang anak remaja karna sudah lewat batasnya, Hana masih belum siap di katakan dewasa. Lihat saja dirinya saja masih manja seperti ini mana pantas jadi dewasa apalagi menjadi istri orang. Memang ayahnya itu berpikir seperti apa sih sehingga Hana harus menikah dengan seniornya itu yang lebih cocok Hana panggil om. "Gila tuh orang lama banget sih," keluh Hana yang kali ini sedang duduk di sofa ruangan kerja Mukhlis. Kali ini Hana di tinggal Mukhlis untuk melakukan meeting. Kalau di

