DUAPULUH LIMA-C RENCANA

1649 Kata

Suasana pagi ini terlihat cerah dan sedikit berangin namun tetap terasa sejuk dan menenangkan. Setelah melaksanakann ibadah subuh tadi, Nana sedikit merasa kantuk masih menggelayutinya. Jadi, ia putuskan daripada tertidur ia memilih untuk keluar kamar dan melihat ke dapur untuk mempersiapkan sarapann untuk mereka. Nana merasa tidak enak jika hanya makan dan tidur gratis. Seperti tidak tahu budi saja “Loh Na?! udah bangun kamu?” Nana sedikit terjengkit saat suara bass menyapa telinganya. Ia menoleh dan mendapati Vino yang berkaos hitam dan bercelana training panjang. Sepertinya akan lari – pikir Nana menebak “Oh udah kok, mau kemana? Lari ya?” tanya Nana basa basi “Iya, mau ikutan gak Na?” tawar Vino “Lari aja sendiri sana, gak usah ngajak orang” jawab sebuah suara yang terdengar dari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN