“Na, kamu malam ini nginep di rumahnya Dila ya” ujar Jaka yang melajukan mesin mobilnya menuju rumah Dila Nana yang duduk di kursi penumpang heran, “Eh kenapa Mas?” tanya Nana heran “Nanti saya jelaskan, dan Fatma dia udah ada di sana juga. Kalian sementara di sana dulu” ucap Jaka lagi sambil tetap fokus ke jalanan Nana menganggukkan kepalanya dan kembali diam. Ia sudah merasa aneh sejak selesai menunaikan ibadah magrib tadi, Jaka sudah menunggunya di depan pintu area salat untuk wanita. Bahkan menciptakan kehebohan kecil. Jaka melirik Nana yang hanya diam saja. “Semua akan saya jelaskan Na, kamu duduk diam dulu sebentar lagi kita sampai rumah Dila” ujar Jaka membuat Nana menganggukkan kepalanya dan tersenyum percaya pada sosok lelaki yang entah sejak kapan dan bagaimana sudah membuat

