Nana keluar dari ruangan dosennya membawa beberapa tumpukan buku dan hasil cetakan tugas akhirnya. Sudah beberapa hari ini sibuk merevisi naskah tugas akhirnya. Meski terkadang harus lembur dan kurang tidur namun ia tetap semangat. Beberapa kali seminggu ia akan bertemua Dila. Meskipun akhir-akhir ini Dila sibuk dengan persiapan pernikahannya yang sudah di rencanakan setelah acara lamaran yang lalu. Tidak sangka juga Nana di tarik Dila untuk menemaninya saat acara lamaran berlangsung. "Pokoknya waktu lamaran nanti harus ikut ya Na" ucap Dila dengan wajah tidak ingin di tolak Dan begitulah, Nana berakhir menjadi pendamping calon pengantin wanita untuk pernikahan Dila nantinya. Senang tentu saja melihat Mbak Dila sudah menemukan orang yang tepat. Jalan mereka yang Nana tahu cukup menarik

