Permintaan Maaf Budi

1368 Kata

Permintaan Maaf Budi Wanto membantu Bagas turun dari mobil. Setelah lima hari dirawat akhirnya Bagas diperbolehkan pulang. “Den, mau ke kamar Den Bagas atau paviliun?” “Paviliun aja, To.” “Baiklah.” Wanto akhirnya membantu Bagas memutar ke samping melewati jalan setapak menuju ke paviliun. “Makasih, To,” ucap Bagas ketika sudah membaringkan diri di ranjang. “Sama-sama, Den. Den Bagas mau Wanto ambilkan apa? Atau mau makan apa?” Bagas menggeleng dan memilih untuk memejamkan mata. Wanto yang paham, Bagas butuh waktu untuk istirahat, memilih keluar dari kamar Bagas. Sampai di depan pintu kamar Bagas, rupanya Maman sudah menunggunya. Kedua bapak dan anak itu berjalan menuju ruang depan. “Den Bagas tidur?” “Iya, Pak.” “Syukurlah. Kamu sana istirahat juga biar bapak yang nungguin Den

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN