Vina tahu hanya dengan melihat ekspresi wajah dari kakak kembarnya saat ini, kakaknya itu sedang melayangkan protes padanya hanya dari tatapan matanya saja. Semenjak pemuda tampan itu masuk ke dalam kamarnya, ia selalu mengerutkan keningnya ditambah raut wajah yang seakan menyiratkan akan kekecewaan dan juga rasa kesal yang mendalam. Kejadian di sekolah tadi siang tentu saja menjadi penyebabnya dan Vina tahu kakaknya itu pasti ingin menyuarakan protesnya padanya saat ini karena telah merahasiakan sesuatu darinya. Sebenarnya ia juga tidak senang merahasiakan sesuatu dari kakak kembarnya tersebut, namun ia juga tidak ingin merepotkannya dengan masalahnya. "Ada apa?" Meskipun ia sudah tahu maksud dan tujuan dari Alvin memasuki kamarnya, ia tetap berusaha terlihat santai dan tak terlalu men

