Part 38

1257 Kata

Di luar dugaan di mana setelah kejadian kemarin di depan ruang guru bersama Keenan, ia pikir Laura akan bersikap berbeda dengannya. Namun ternyata sikap gadis cantik itu tidak berubah dan tetap ramah padanya. Seperti biasa, gadis blasteran itu akan tersenyum dan menyapanya dengan ramah sementara ia hanya akan menanggapi dengan biasa. Tak ingin terlalu dekat dengan gadis itu terlebih ia adalah pacar Keenan. “Mau ke mana?” Laura mengeluarkan suaranya dengan senyum yang tidak lepas dari wajah cantiknya. Ia tahu mereka berdua tidaklah dekat, namun mengingat Vina adalah teman Keenan maka ia tidak boleh mengabaikan sosok gadis itu begitu saja meskipun ia masih belum tahu hubungan pertemanan bagaimana yang dimiliki keduanya. Vina tersenyum tipis, sungguh ia tidak pernah berharap bisa berpapasan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN