Vina rasanya ingin segera pergi dari sana dan mengindari dua orang yang asik bermesraan di depannya, namun niatnya itu ia urungkan atas rasa tidak enak meski hatinya kesal setengah mati melihat Laura yang seperti berusaha membuatnya cemburu dengan terus menempel dan bermesraan dengan Keenan. Vina akui gadis blasteran itu pantas melakukannya mengingat mereka berdua adalah sepasang kekasih, namun bukan berarti ia harus melakukannya dengan sengaja di hadapannya. Dengan ini ia merasa yakin bahwa sebenarnya mungkin Laura sudah mengetahui hubungan antara ia dan Keenan selama ini, hanya saja ia berpura-pura tidak tahu dan berusaha terlihat baik di matanya. Sejak awal melihat wajah gadis cantik itu ia selalu merasakan aura yang tidak menyenangkan terlepas dari wajah cantik dan sikap ramahnya kepa

