Bab 21-Minta Cerai

1267 Kata

(Pov Wawan) Aku termenung di dalam kamar. Bayangan Nayla berciuman dengan pria asing itu di depan rumahku kembali melayang-layang di pikiranku. Meskipun hingga saat ini aku belum sepenuhnya bisa mencintainya, tetapi aku tidak pernah berselingkuh darinya. Namun, apa yang dia lakukan ini sangat menyakiti hatiku. Dia berani berciuman di depan rumahku dengan lelaki lain. Aku masih tak percaya, istriku tega menghianatiku. Beberapa saat kemudian, pintu kamar dibuka. Nayla masuk tanpa rasa bersalah seolah tidak terjadi apa-apa. "Mas, tumben sudah pulang?" tanyanya sambil duduk di sampingku. Tangannya melingkar manja di lenganku, lalu kepalanya menempel di bahuku. "Dari mana kamu, Nay?" tanyaku tanpa menatapnya. "Tadi aku ada les privat, Mas. Sudah beberapa bulan ini aku mengajar les privat.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN