Tamparan Itu

1164 Kata

Mentari pagi ini tak menyapa seperti biasa. Benar saja, ternyata udara panas semalam menghantarkan awan mendung di kawasan kompleks rumah Diana. Perempuan itu kini tengah duduk di teras rumah sambil menikmati sandwich buatannya bersama secangkir teh hangat sebelum ia berangkat ke kafe. Sarapan yang cocok di hari yang syahdu ini. Obrolan semalam memang meninggalkan kesan tak enak di hatinya. Tapi untungnya semua perasaan itu hilang bersamaan dengan bergantinya hari. Di sela-sela kenikmatannya menikmati sarapan, terdengar suara gaduh dari dalam rumah Rama. Diana memasang telinga, mencari tahu apa yang sedang terjadi pada tetangganya sepagi ini. Tampak Viona keluar dari dalam sambil memekik pada Rama yang mengikuti dari belakang, kemudian ia menarik lengannya. Diana terkesiap ketika tangan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN