Diana menyusul ibu Rama ke dapur. Kali ini rupanya bukan dapur tempat para asisten rumah tangganya memasak. Calon ibu mertuanya mengajak perempuan itu ke dapur mewah yang tak pernah dipakai untuk memasak. Biasanya orang menyebut dapur itu dengan sebutan dapur bersih. Lagi pula untuk apa membangun dapur yang tak pernah dipakai? Orang kaya memang susah ditebak. “Sini kamu,” pinta ibu Rama saat melihat Diana yang sejak tadi hanya berdiri di ujung meja dapur. Ia hanya mengamati apa yang dilakukan wanita itu dar jauh. Dengan ragu Diana mendekati wanita itu yang tampak sedang mengeluarkan beberapa bungkus biskuit yang belum terbuka dari kabinet. Untuk apa pikirnya. “Tolong ambilkan stoples yang di atas sana,” pintanya sambil menunjuk ke arah kabinet. “Yang di mana tante?” Diana tak yakin den

