Setelah makan bakso, Bayu membawa Aina ke mini market, untuk membeli beberapa barang. Bayu memarkir motor, Aina berdiri di samping motor untuk menunggunya. "Ayo," Bayu menggenggam telapak tangan Aina. Aina mendongak untuk menatap wajah Bayu. Mereka tidak langsung ke mini market, Bayu membawa Aina ke ATM di sebuah bank, yang berada di samping mini market. Mereka harus antri. Ada beberapa lelaki di sana. Menatap lekat ke wajah Aina. Bayu membawa Aina ke sudut. Ia berdiri menghadap Aina, sehingga orang lain tidak bisa menatap wajah istrinya. Bayu mengambil dompet dari saku celananya, lalu mengambil selembar kartu ATM dari dalam dompet kulitnya. "Nanti di mini market, ambil saja yang kamu mau." Aina menganggukkan kepala. Antrian sebelum mereka mulai terurai. "Ayo," Bayu menarik tangan Ain

