91 | Nawaitu Jadi Milikmu

1411 Kata

"Aku ke kamar mandi dulu, deh. Nggak tahan." Padahal sudah sampai di parkiran. "Kamu di sini aja, Jul, tunggu. Aku sama mama. Lagi pula kalau sama kamu, nanti nggak bakal bisa ikut ke dalem." "Sama suami, kok, Jal-Jul Jal-Jul," komentar mama. Betul! Mama Cely, mamanya Hyra. Kenal, tidak? Beliau ikut mengantar putri hamilnya periksa kandungan. Hyra yang minta. Ya sudahlah itu. Julian terkekeh saja. Lagi pula, toh, sudah biasa disebut Jul oleh istrinya—sejak zaman TK malah. Fyi dan sekadar mengingatkan, Julian ini teman masa kecil Zephyra—saat Hyra masih suka main salon-salonan, di mana wajah cemong celemotan lipstik dan bedak mama. Kini Hyra sejak hamil, rasanya kalau mau buang air sulit ditahan. Dibilang beser, tetapi bukan. Hanya saja berasa langsung di ujung. Jadi, mumpung masih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN