Larisa menggeliat dari tidurnya, mengerjap beberapa kali kemudian matanya terbuka. mata Risa mengarah pada jam dinding yang saat ini menunjukkan pukul sebelas lebih tiga puluh sembilan waktu setempat. Risa menarik selimut untuk menutupi tubuhnya yang polos tanpa penghalang. ia mendengar suara percikan air dari kamar mandi, Risa menghela napasnya gusar karena Riyan bengun lebih dulu dibanding dirinya. mata Risa mulai memindai kamar mencari pakaiannya dan mendapati pakaiannya terlempar cukup jauh dari ranjang. " gimana nih?!" gumam Risa pelan " jangan keluar dulu mas" gumam Risa lagi penuh harap. Risa kembali merebahkan tubuhnya menarik selimut hingga batas leher saat terdengar suara knp pintu kamar mandi akan terbuka. ' jangan kesini dulu mas' batin Risa. Larisa memejamkan matanya rapa

