" AH!!" Risa merintih kesakitan tiba tiba sambil memegangi perutnya, Risa berpegangan pada dinding lalu duduk di pinggir ranjang " sayang gak boleh nakal sama bunda" ucap Risa mengusap lembut perutnya yang terasa sangat kram " Larisa jangan banyak pikiran" ucap Risa pada dirinya sambil terus mengatur napasnya ceklek... pintu kamar mandi terbuka dan Risa tidak menyadari Riyan sudah selesai dengan mandinya " sa" Riyan memanggil barulah Risa menyadari kehadiran Riyan " kenapa mas?" tanya Risa lembut lalu Riyan menghampiri Risa. Riyan terkejut saat melihat keringat di pelipis Risa juga tangan Risa yang memegangi perutnya " KENAPA?!" tanya Riyan khawatir langsung berjongkok dihadapan perut Risa " sakit sedikit tadi" sahut Risa jujur " KITA KE RUMAH SAKIT!!" ucap Riyan langsung berlari

