" MAKAN MANA MAKAN ASTAGHFIRULLAH" ucap Risa menatap Riyan tajam dan Riyan langsung panik karena melupakan hal tersebut " bentar" ucap Riyan segera berlari keluar kamar " jangan contoh ayah ya nak, ayah suka lemot kadang kadang" ucap Risa membelai perutnya, Risa kembali melangkah merebahkan diri diranjang " ya Allah Risa harus gimana? kalo Risa bilang apa mas Riyan gak jadi ceraiin Risa atau tetep ceraiin Risa?" gumam Risa Larisa masih berpikir dan menimbang bagaimana akan memberitau Riyan, karena Ayana menjadi penghalang yang membuat Riyan labil, dan bagaimana ia memberitau keluarganya tentang masalah yang sedang ia hadapi dan kemungkinan jika Riyan benar benar meninggalkannya. " tapi kata Arkan kasih tau mas Riyan aja, biar dia tau kalo ada baby, mudah mudahan Allah bukakan pintu h

