bab 64

1513 Kata

Riyan dan Larisa masih berada dikamar rumah baru mereka. " emang kamu udah tidur?" tanya Riyan menggoda Risa. masalahnya Risa terlalu rapat menutup matanya karena tidak mau melihat Riyan yang tidak memakai pakaiannya. " mas jangan usil deh!" sahut Risa " kan udah pernah liat, masa masih malu" ucap Riyan mulai mendekat lalu merengkuh tubuh Risa " MAS BAUUU!!' teriak Risa spontan membuat Riyan tertawa " bo ong dosa" sindir Riyan " iya maaf mas, mas gak bau kok...wangi malah" ucap Risa tanpa ia sadari. Riyan mengusap hidung Risa dengan jari telunjuknya. " sa, buka matanya" ucap Riyan " ngantuk sayang" sahut Risa gugup " pipinya merah banget" ucap Riyan sambil memainkan pipi Risa dengan jarinya " hhhmmm" " katanya panas?" sindir Risa masih dengan mata terpejam " Larisa putri" pangg

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN