Pemakaman ayah Juno selesai beberapa saat lalu. Masih dengan Juno yang tak menunjukkan tangisnya. Masih dengan Juno dengan tameng baik-baik sajanya. Tapi Hana paham saat Juno meremas erat tangannya, dia tengah menahan diri. Setelah pamit untuk terakhir kali dengan mengusap foto ayahnya yang tersenyum hangat, Juno berdiri. Berjalan meninggalkan pemakaman disusul oleh Hana di belakangnya. Sampai beberapa orang membuat Juno menghentikan langkah. Teman-teman sekolahnya, mereka datang. Termasuk Rena, dan teman-teman Hana juga. "Lo udah baikan sama Kak Juno?" bisik Yudha, sementara Hana sedang menata minuman di meja. Juno duduk di sana. Di sofa tunggal yang lengannya diduduki Yohan. Hana tidak tahu apa yang mereka bicarakan. Tapi Hana bisa menangkap jelas bahwa sesekali Yohan menggerutu, sese

