Episode 55

1113 Kata

Dinding putih dengan segala tempelan khas yang sudah Juno hafal. Pintu kaca yang tertutup gorden biru langit, dan bebauan yang tidak pernah ia sukai. Untuk kesekian kalinya Juno datang ke tempat mengerikan itu, sekadar berdiri di depan salah satu ruangan sambil mengintip, memperhatikan dengan saksama seraut wajah lelaki paruh baya yang terbaring di dalam sana. Juno menghela napas dalam-dalam setelah memastikan pria di dalam sana hanya tertidur sementara. Sejujurnya Juno ketakutan setengah mati. Membayangkan kemungkinan-kemungkinan buruk yang terjadi, kerap kali membuatnya sesak. Setiap malam sebelum terlelap, Juno akan memastikan napas papanya masih berembus. Dan ketika ia berhasil terlelap, mimpi buruk datang, membuatnya enggan untuk kembali tidur. Kini, jalan yang Juno lalui terasa gel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN