Esa tertegun begitu melihat Rena berdiri di depan pintu ketika ia membukanya. Tatapan lurus Rena membuat Esa menghela napas dalam-dalam. Ia tahu Rena mendengar percakapannya dengan Juno barusan. "Jangan ganggu Hana lagi, Ren." Esa memecah keheningan yang terasa mencekam. Seperti dugaannya, Rena akan mengatakan kalimat; "Gue gak pernah ganggu dia, tapi dia ngusik milik gue." Esa tersenyum tipis. Menyeret tasnya dan ia simpan di atas sofa. Kemudian Esa berbalik, kembali menatap Rena lunak, berharap dengan itu Rena bisa mengerti ketulusannya. "Ren, Juno gak suka sama lo. Gue udah bilang sejak mereka deket. Gak seharusnya lo kayak gini." "Terus lo mau gue gimana, hm? Lo mau gue kehilangan lagi? Dari awal Juno cuma milik gue. Gak ada yang bisa ngambil dia." Rena kukuh, seperti sebelum-sebel

