Hana mendudukkan bokongnya di atas ranjang. Merenungi apa yang terjadi. Namun semakin ia berpikir, semakin tak mengerti. Berbagai pertanyaan dengan kata mengapa dan bagaimana berkecamuk memenuhi kepalanya. Tapi sekeras apa pun Hana mencari jawaban dari setiap tanya itu, hasilnya nihil. Hana tidak tahu, mengapa Juno dengan mudah menyetujui permintannya untuk putus. Hana tidak tahu, bagaimana Juno bisa selalu setenang ini di saat Hana sendiri berpikir semua terlalu menyakitkan. Apakah Juno tidak benar-benar menyukainya? Apakah itu artinya, apa yang ia dengar hari ini benar? Pikiran Hana berkelana pada pertemuannya dengan Rena sore tadi. Pertemuan yang membuatnya sangat malu untuk meneteskan air mata jika saja apa yang ia dengar adalah kebenaran. "Aku tahu kamu suka sama Juno dari lama," uc

