"Jun, kaki lo kenapa?" tanya Yohan begitu Juno masuk kelas pagi ini. Juno hanya menggeleng kecil sebagai jawaban, lantas duduk di kursinya dengan hati-hati. "Lo jatoh atau apa? Dari kemarin susah juga gua hubungi." "Hape gue mati," Juno menjawab singkat. "Lah? Gak lo charger? Ah, tunggu. Jangan bilang ini ada hubungannya sama gosip antara lo, Hana, sama Rena?" tebak Yohan yang justru membuat raut muka Juno semakin mengeras. "Lo gak beneran dicium Rena, kan? Setahu gue—" "Ha? Dicium?" pekik Juno tiba-tiba. Seolah, apa yang dikatakan Yohan adalah sesuatu yang tidak masuk akal. "Ya. Itu gosip yang kesebar sekarang." "Gila. Nggak. Kita gak kayak gitu." "Terus?" "Juno!" Juno menghela napas begitu suara perempuan terdengar di belakangnya. Siapa lagi jika bukan Rena? Seseorang yang sang

