Secret Garden seperti biasa menjadi tempat menyenangkan untuk Hana dan Juno menghabiskan waktu. Hana duduk dengan sketchbook yang sibuk ia corat-coret, sedangkan di depannya Juno menjadi objek yang ia lukis. Juno jelas terlihat tampan dengan stelan kasualnya. Laki-laki itu duduk tegak tetapi santai. Sudut bibirnya membentuk senyuman manis yang Hana paksa agar jangan pernah luntur sampai ia benar-benar selesai. "Udah belum?" tanya Juno entah sudah yang ke berapa kali. "Belum. Baru juga kepalanya doang," balas Hana masih fokus. Tanpa diduga Juno berdiri, kemudian berpindah duduk di sisinya. Jelas saja Hana bertanya-tanya apa yang pemuda itu lakukan. Jelas-jelas ia sedang dilukis, main pindah tempat duduk saja. "Pegel," gumam Juno, mengerti pertanyaan apa yang terpancar dari mata bulat Ha

