Bab 21

1427 Kata

Aura membunuh kini dilayangkan Naomi kepada Devan. Entah apa mau lelaki itu sebenarnya. Rasanya Naomi ingin mencekik Devan dan menukar nyawa lelaki itu dengan nyawa ayahnya. Dengan tanpa merasa berdosa sama sekali, Devan menarik tangan Naomi ke tempat deretan kursi yang lumayan sepi. Naomi menghempaskan tangan Devan, wanita itu menatap Devan dengan sangat sengit. “Sebenarnya apa maumu, hah?” ucap Naomi dengan raut wajah memerah saking kesalnya. “Aku heran, kenapa wanita secantik kami suka sekali marah-marah tidak jelas,” cibir Devan tanpa rasa bersalah sama sekali yang dia tunjukkan. Naomi mendengus, kemudian tatapan wanita itu jatuh pada bekal makanan yang saat ini Devan bawa. “Kamu melakukan semua ini, memperlakukanku di depan semua orang hanya untuk kotak makanan itu?” tanya Naomi.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN