Malam itu, suasana kamar terasa begitu tenang. Kayla duduk bersandar di sofa kamar yang empuk, sementara Arhan sibuk dengan beberapa dokumen di pangkuannya. Namun, rasa jenuh yang sempat melanda Kayla tadi siang kini berganti dengan semangat baru. "Mas, mana tab kamu?" tanya Kayla memecah keheningan. Arhan mendongak, menatap istrinya dengan dahi berkerut. "Mau apa, Sayang?" "Aku mau bikin desain buat iklan produk baru kita," ucap Kayla sambil menyunggingkan senyum penuh rahasia. Arhan meletakkan dokumennya, menatap Kayla tak percaya. "Memangnya kamu bisa?" "Dih, meragukan ya? Mas belum tahu saja kalau istrinya ini pernah kerja di bagian desain grafis!" sahut Kayla bangga sambil menepuk dadanya pelan. Arhan terkekeh geli. Ia meraih tab miliknya dan memberikannya kepada Kayla. "Oke, si

