Pulang Ke Rumah Suami

1007 Kata

Dalam perjalanan, Kayla terus meringis kesakitan. Tangannya terus menekan perutnya. "Bertahan, ya, sebentar lagi," ucap Arhan dengan lembut, nada suaranya berusaha menenangkan. ​"Sakiiit!" rengek Kayla, pipinya basah oleh air mata. ​Arhan mencoba meraih tangan Kayla, menggenggamnya, untuk menenangkannya. ​Setelah beberapa menit, mereka pun sampai di rumah sakit. Kayla langsung ditangani malam itu. Arhan mondar-mandir di luar ruangan, ia berharap bayi Kayla tidak apa-apa. ​Setelah beberapa menit menunggu, dokter pun keluar. "Gimana keadaan istri saya, Dok?" tanya Arhan. ​"Nggak apa-apa. Dia sedikit stres dan capek. Dia harus bed rest, ya. Jangan banyak pikiran dan harus diam di kasur, jangan banyak gerak," pesan Dokter. ​"Saya akan usahakan," jawab Arhan. ​"Kalau telat tadi, bisa-bis

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN