Hari Pertama Satu Rumah

1086 Kata

"Makan di sini?" tanya Arhan. Kayla hanya mengangguk sambil menunduk. Sambil menunggu pesanan, Arhan mencoba membuka obrolan penting. "Sidang Laras dua minggu lagi. Kamu harus datang. Semoga sehat, ya," ucap Arhan. "Iya," jawab Kayla sambil memalingkan wajahnya, melihat mobil dan motor yang lewat agar tak terlalu gugup. Pesanan pun jadi. Mereka pun makan berdua. Keduanya sangat canggung dan malu-malu. Tak ada yang buka suara, hanya bunyi sendok dan garpu. Setelah makan selesai, mereka melanjutkan perjalanan menuju rumah Arhan. "Nanti akan ada Dewi yang khusus rawat kamu, ya. Jangan malu-malu buat minta apa saja," ucap Arhan, menjelaskan aturannya. Kayla diam tak menjawab. "Kalau soal Zayden dan Evan, ada Rani. Dia baby sitter anak-anak. Kamu diam saja di kamar. Kamu harus banyak is

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN