Panggilan Sayang

1011 Kata

Arhan merasa kelelahan setelah sesi intim semalam. Ia tertidur pulas sambil memeluk istrinya dengan sangat erat. Pagi menjelang, namun mereka belum terbangun, padahal matahari sudah mulai meninggi. "Badan aku sakit, Papa," gumam Kayla manja, matanya enggan terbuka. "Mau dipijitin?" bisik Arhan, suaranya serak dan hangat, sambil mempererat pelukannya. "Hmm, mau," ucap Kayla sambil tersenyum, membuat Arhan gemas setengah mati. Ia mencium bibir Kayla dengan lembut. "Aaaakh, udah!" protes Kayla sambil terkekeh geli. "Enggak, aku mau lagi," goda Arhan sambil tersenyum. "Semalam udah dua kali, enggak cukup?" tanya Kayla sambil tersenyum jahil. "Enggak akan cukup kalau sama kamu," jawab Arhan penuh gairah. "Gombal akh. Aku mau mandi," kata Kayla, berniat melepaskan pelukan Arhan. "Jangan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN