Belum Kalah

1365 Kata

Pov Sandra "Sial! Sial! Sialan, kau, Yan! Kenapa aku bisa tidak tahu soal CCTV itu? Kenapa aku sampai melupakan kalau benda itu ada di rumah, dan kenapa aku tidak bisa, tidak bisa … aarrgh!" Kulempar sembarang botol minuman kemasan mineral yang sudah kosong kuminum isinya ke arah depan jok. Untung tidak mengenai Rudi–supir pribadiku saat ini yang berada di depan kemudi. Mobil dalam keadaan jalan. Aku bahkan menghentakkan kaki berulang kali sampai mobil terasa bergoyang karena ulahku. Rudi hanya diam tak berani menegur. Sering kepergok mencuri pandang padaku dari kaca spion depan, mengamatiku tanpa suara dengan tetap fokus menyetir, membiarkanku bertingkah aneh di dalam mobilku sendiri. Mana mungkin dia berani menegur. Minta dipecat? Aku acuh. Aku tak peduli biarpun supirku itu menduga a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN