"Ada apa telpon Mama minta ke sini?" tanya Ratih menatap anaknya yang baru saja membuka pintu. "Ajarin aku masak, Ma." Seketika Ratih membeku. "Kamu nggak lagi sakit kan?" "Ih, Mama aku serius tau." Buru-buru Citra menutup pintu dan menemui ibunya. "Zayn sekarang ngantor, pulang pasti lapar, masak iya aku harus goreng telor terus." "Bahan dapurnya sudah dibeli? Ikan, sayur, daging?" "Udah. Kulkas penuh, tadi aku belanja sendiri." Ratih masih curiga dengan anaknya. Ia pun segera ke dapur untuk mengecek apa saja yang dibeli anaknya. Sejenak kedua matanya membelalak, benar yang dikatakan Citra, ia membeli semuanya. Semua jenis ikan, daging dan sayur, termasuk cemilan. "Ini buat hidup setahun?" tanya Ratih saat melihat kulkas sudah penuh bahkan banyak barang yang ada di atas meja belum

