Selepas Eva menelepon Kanika, ia juga menelepon Genta untuk memberitahu rencananya yang nanti akan bersilaturahmi dengan Keluarga Prayuda. Genta senang akhirnya Mami bisa menerima kehadiran Kanika yang akan menjadi Istirnya nanti, kian hari juga Genta perhatikan banyak perubahan pada Maminya semenjak ia sadar akan perbuatannya. Entah ceramah apa yang Papi berikan pada Maminya itu hingga tiba-tiba bisa tersadar dan mengakui bahwa yang dilakukannya adalah salah besar. . . . Tepat Sabtu malam pukul 7, Genta sudah sampai di kediaman Prayuda. Ia di sambut Bik Minah yang membukakan pintu lalu diajak masuk ke ruang tengah yang sudah ramai anggota keluarga yang lainnya. "Assalammualaikum," ucap Genta. "Waalaikumsalam." jawab semuanya. Genta langsung menyalami Mama dan Papa

