A few days before the big day Kanika sedang berada di ruang kerja Mama dan Papa. Mereka bertiga tengah bicara serius tentang pernikahan Kanika yang akan berlangsung sebentar lagi. Di seberang Mama dan Papa, Kanika duduk sambil sesekali memainkan jemarinya sebelum pembicaraan di mulai. Ada rasa tak ingin Kanika lepas dari Mama dan Papa namun mereka sadar bahwa Kanika juga ingin berkeluarga dan punya anak sendiri. Sudah saatnya mereka melihat Kanika bahagia bersama dengan Suami dan anak-anaknya kelak. Papa nampak menarik napasnya sebelum memulai bicara dan menatap Mama sekilas lalu berdeham. "Adek," panggilnya. "Dalem, Papa." sahut Kanika lalu menatap Papa dan Mama nya. Tatapan dan senyum teduh itu selalu menenangkannya. "Papa mau tanya sekali lagi sama Adek, apa Ade

