Continue here... Suasana mendadak canggung dan hening saat netra Kanika menangkap sosok Genta ada beberapa meter di depannya. Kanika sudah berpikiran yang tidak-tidak dengan datangnya Genta yang tiba-tiba seperti ini, ia melirik Hamzah di sampingnya yang ikut mematung juga. "Astagfirullahaladzim, kenapa mereka bisa datang bersamaan seperti ini? Apa rencanamu Ya Rabb??" batin Kanika. Genta mendadak kaku, ia juga bingung harus melakukan apa. Ingin sekali saat ini ia marah karena berani-beraninya Hamzah datang ke sini dengan mudahnya dan bertemu Kanika sementara Genta harus mendapatkan jalan yang sulit. Tapi Genta mengingat lagi, Hamzah tidak tahu hubungan apa yang sedang dibangunnya bersama Kanika saat ini. Jadi tidak salah kalau dia datang ke sini, kan? Mengingat hal itu Gen

