Martabak Telur

1082 Kata

“Papa..” Farras dan Kiara yang sedang bermain di halaman depan rumah mereka dengan ditemani Nayra berlari ke arah Devan yang baru saja turun dari mobnya sore ini.   Farras dan Kiara berebut untuk digendong oleh ayah mereka. Sementara Nayra melangkahkan kaki mengikuti mereka yang masih meminta gendong kepada sang ayah.   “Anak ayah dan ma yang cerdas dan baik. Tidak boleh begitu iya sayang. Ayah kan baru pulang kerja sayang. Ayah belum cuci tangan dan kaki sayang. Jadi Farras dan Kiara sabar dulu iya sayang. Ayah pasti nanti akan menggendong Farara dan Kiara kalau ayah sudah cuci tangan dan kaki. Farara dan Kiara main sama mama lagi yuk sekarang..” Nayra berusaha memberikan pengertian kepada Farara dan Kiara dengan nada lembut agar dapat diterima oleh kedua buah hatinya apa yang diuca

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN