Ulah Devan

1068 Kata

Selepas melaksanakan sholat subuh, Devan dan Nayra memilih untuk kembali tidur ketika melihat Farras masih terlelap dalam tidurnya. Mumpung liburan dan tidak ada pekerjaan. Mungkin begitulah yang ada dalam pikiran sepasang suami-istri itu. Matahari mulai meninggi menyinari bumi hari ini. Sinar matahari yang masuk melalui celah jendela yang tidak tertutup rata menyilaukan mata Nayra yang masih terpejam. Perlahan Nayra membuka mata dan mengerjapkan mata beradaptasi dengan cahaya matahari yang menyilaukan. Nayra meraih ponsel di atas nakas melihat penunjuk waktu yang ada diponsel. Nayra membulatkan kedua bola mata ketika melihat angka delapan dijam digital yang berada diponselnya. “Astaghfirullah.. Sudah siang,” gumam Nayra Nayra membalikan tubuh menatap sang suami yang masih tertidur lela

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN