Bella 41

859 Kata

“Mama!” Anjrit! Kaget gue, Bangke! Aku pun langsung mendelik garang pada Bella yang lagi-lagi mengagetkan aku malam itu. Benar-benar ya nih bocah, demen banget teriak kayak di hutan! “Apa, sih, Bell? Kamu nggak bisa ya, manggilnya kayak orang. Nggak usah teriak. Tante belum b***k!” omelku kesal sambil mencubit pipi gembil Bella. Kalau diperhatikan, Bella sekarang lebih berisi lho, daripada pertama kali kenal. Entah karena dia sekarang doyan makan sejak aku masakin? Atau karena emang dia udah mau gede? Yang jelas, dia emang lebih montok sekarang. “Ih, Mama. Pipi Bella sakit tahu,” rengeknya kemudian. “Mana ada! Orang nyubitnya pelan gitu kok. Jan lebay kamu!” bantahku, sambil melengos meninggalkannya, dan menghempaskan diri ke atas kasur. Ugh ... aku lelah banget hari ini. Lelah ha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN